Alas Kedaton Tabanan Bali: Lokasi, Wisata, HTM, Sejarah

Selagi liburan ke Bali tidak ada salahnya untuk mampir sebentar ke Alas Kedaton.

Di tempat rekreasi ini Anda bisa menjumpai banyak kera dalam hutan dengan pepohonan yang masih betul-betul asri.

Bukan hanya dikenal dengan pariwisata keranya, tempat ini juga begitu familiar dengan julukan objek rekreasi pura.

Berwisata ke Alas Kedaton Bali tentu bisa memberikan pengalaman berlibur tidak biasa.

Terlebih jika Anda sudah cukup jenuh dengan objek rekreasi di Bali yang serba pantai.

Maka dari itu, berkunjung kemari bisa menjadi pilihan yang bagus.

Lokasi Alas Kedaton Bali

Lokasi Alas Kedaton Bali

Untuk menemukan objek rekreasi pura dan kera ini ternyata tidak sulit dilakukan.

Alamat tempat ini tepatnya berada di Desa Kukuh, Marga, Tabanan, Bali.

Tempat plesiran asri yang memiliki luas hingga 6,5 hektar ini mulai buka sejak pukul 9 pagi sampai lima petang.

Di antara jam tersebut Anda bisa singgah kemari demi melihat ribuan kera yang begitu lucu.

Setidaknya terdapat 1800 ekor kera di objek rekreasi ini. Saat berkunjung kemari, pastikan Anda selalu mematuhi rambu-rambu yang tersedia.

Baca Juga: Pantai Balian Bali di Tabanan: Lokasi, Info Wisata, Foto

Harga Tiket Masuk Alas Kedaton

Harga Tiket Masuk Alas Kedaton

Alas Kedaton Tabanan Bali bisa menjadi alternatif liburan Anda yang murah meriah. Dijamin tidak akan bikin kantong Anda langsung jebol.

Tentu saja Anda bisa menjadikan lokasi ini sebagai tujuan liburan favorit bagi keluarga. Berikut merupakan tabel daftar harga tiket masuk ke pura wisata kera ini.

Kategori Harga
Anak-anak Rp.15.000,00/orang
Dewasa Rp.20.000,00/orang
Parkir motor Rp.2000,00/unit
Parkir mobil Rp.5000,00/unit
Parkir bus Rp.10.000,00/unit

Harga tiket masuk dan parkir di tempat rekreasi ini sudah mengalami pembaharuan sejak 01 Januari 2021.

Hanya saja harga tiket tersebut bisa berubah sewaktu-waktu.

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dari tempat tur wisata ini, Anda bisa menghubungi kontak informasi yang tersedia.

Nomornya adalah 0361 814155.

Daya Tarik Wisata Alas Kedaton

Tempat plesiran yang akrab disebut sebagai Alas Kedaton Monkey Forest ini menawarkan begitu banyak daya tarik.

Tentunya sanggup memikat hati para pelancong. Lalu, apa saja daya tarik wisata disini?

1. Berwisata dengan Kera

Berwisata dengan Kera

Disebut dengan tempat pariwisata kera, wajar jika Anda bisa menjumpai banyak kera disini. Jumlahnya nyaris menyentuh angka 2000 ekor. Bayangkan betapa banyaknya kera di tempat ini.

Jangan cemas. Kera-kera disini sudah cukup jinak dan familiar dengan manusia. Kera-kera di tempat ini tentu tidak akan menyerang Anda.

Selagi Anda tenang dan tidak bersikap kasar, mereka akan baik kepada Anda. Bahkan Anda bisa mengambil foto bersama mereka. Maka dari itu, siapkan kamera terbaik Anda untuk berfoto bersama.

Meskipun demikian, yang namanya kera tetap saja hewan liar. Anda tetap harus berhati-hati dan waspada. Khususnya kepada barang bawaan, letakkanlah ke dalam tas yang tersembunyi.

Misalnya kacamata, dompet, ponsel, anting-anting dan sebagainya. Kemungkinan barang-barang semacam ini disukai oleh sekawanan kera tersebut.

Anda juga diperkenankan memberi makan pada kera-kera tersebut. Maka dari itu, Anda bisa membawa sedikit pisang maupun kacang yang dapat diberikan kepada kera-kera di tempat plesiran ini.

2. Berwisata dengan Ular dan Kelelawar

Berwisata dengan Ular dan Kelelawar

Pura alas yang juga disebut dengan Pura Dalem Kahyangan Kedaton memang berlokasi di dalam hutan. Bahkan lokasi tersebut juga dihuni oleh banyak kelelawar.

Jika Anda ingin berfoto dengan kelelawar yang ada di tempat ini, maka bisa membayar hingga Rp.40.000,00 saja. Jadi, selain berfoto dengan kera Anda juga bisa asyik bercengkrama dengan kelelawar.

Tidak hanya berfoto dengan hewan besar pemakan buah yang biasa hidup bergelantung ini saja, Anda juga dapat berfoto dengan ular. Tentunya jika Anda berani melakukannya.

3. Melihat Keunikan Pura Alas

Melihat Keunikan Pura Alas

Daya tarik dari tempat ini lainnya, tentu ada pada sisi uninya. Pura ini dibangun dengan menghadap ke bagian barat dengan 4 gerbang pintu untuk akses keluar masuk.

Pada bagian halaman pura sebelah luar, posisinya terlihat lebih menjulang ketimbang yang ada di halaman dalam pura. Tentu bentuknya sangat tidak lazim layaknya pura lain di Bali.

Umumnya pura-pura yang ada di Bali mempunyai halaman dalam dengan posisi menjulang tinggi dibanding halaman tengah. Jika sudah akrab dengan Bali, tentu Anda akan menyadari hal ini.

4. Kekayaan Flora

Kekayaan Flora

Di tempat plesiran ini, Anda tidak hanya akan menemukan banyak kera dan kelelawar saja. Akan tetapi, Anda juga bisa menjumpai beragam kekayaan flora.

Misalnya, klampuak, mahoni, dau dan beberapa flora lainnya. Totalnya mencapai 24 jenis flora berbeda yang ada di pura alas ini.

Keasrian lingkungan juga dijaga dengan sangat baik. Hal ini karena sejak dahulu, warga sekitar selalu menjaga peraturan tak tertulis guna tidak menebang pohon apapun di kawasan alas tersebut.

5. Dekat dengan Lokasi Plesiran Lain

Dekat dengan Lokasi Plesiran Lain

Biasanya orang-orang yang telah mengunjungi pura alas ini, bisa dengan mudahnya mampir ke tempat plesiran lain. Misalnya, Pura Ulun Danu yang ada di Danau Beratan Bedugul dan Tanah Lot.

Lokasinya cukup berdekatan sehingga Anda gampang untuk menjangkaunya. Maka dari itu, pura ini cocok sekali dijadikan destinasi tujuan tur wisata bersama anak-anak sekolah.

Baca Juga: Pantai Soka Bali di Tabanan: Lokasi, Daya Tarik, Kebo Iwa

Tips Berwisata di Alas Kedaton

Apakah Anda sudah tertarik untuk berkunjung ke Alas Kedaton? Agar lebih nyaman dan menyenangkan, sebaiknya Anda memperhatikan beberapa tips singkat berikut.

1. Pakai Jasa Guide

Pakai Jasa Guide

Saat berwisata ke tempat plesiran ini, sebaiknya Anda memakai jasa guide atau pemandu wisata lokal. Pemandu wisata tentu akan membantu Anda dalam mengenalkan lokasi tersebut dengan sangat baik.

Pemandu wisata akan memberitahukan kepada Anda tentang sejarah maupun bagian-bagian penting dari lokasi liburan alam tersebut dengan baik. Bahkan termasuk dengan beberapa pantangan yang ada disana.

Dengan demikian, tentu Anda bisa berwisata dengan nyaman dan tenang tanpa khawatir akan melanggar pantangan yang ada. Jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan di sekitaran lokasi.

2. Dianjurkan Membeli Makanan Kera di Lokasi

Dianjurkan Membeli Makanan Kera di Lokasi

Anda dianjurkan untuk membeli makanan kera di sekitaran lokasi liburan. Hal ini semata-mata demi menunjang perekonomian masyarakat sekitar.

Jadi, selama liburan Anda juga bisa terus berbuat baik. Dengan membeli dagangan mereka, tentunya juga akan membuat mereka senang. Mereka juga sangat ramah dan baik kepada setiap pelancong.

Bila beruntung Anda bisa langsung berjumpa dengan kera baik yang mau diajak berfoto bersama. Biasanya makanan favorit para kera tersebut adalah pisang dan kacang.

3. Hindari Memakai Perhiasan dan Aksesoris Lainnya

Hindari Memakai Perhiasan dan Aksesoris Lainnya

Ketika berkunjung ke tempat ini, hindarilah memakai perhiasan serta aksesoris lain di tubuh Anda. Tentunya hal ini dilakukan demi keselamatan diri Anda sendiri.

Anda tentu tahu bahwa di sekitaran lokasi banyak kera. Walaupun sudah cukup jinak, akan tetapi bukan tidak mungkin jika kera-kera tersebut akan menjangkau barang-barang Anda.

Termasuk barang-barang yang melekat di diri Anda. misalnya, topi, kacamata, handphone, gelang, anting-anting dan sebagainya. Tetap waspada saja, ya!

Akses Menuju Alas Kedaton

Akses Menuju Alas Kedaton

Untuk sampai ke lokasi plesiran yang terletak di Tabanan ini, maka Anda bisa memanfaatkan mode transportasi motor maupun mobil. Anda bisa menyewa kedua jenis kendaraan tersebut di banyak tempat.

Apabila Anda berasal dari luar Pulau Dewata, maka bisa mengambil titik keberangkatan dari Bandar Udara Internasional Ngurah Rai. Berikut merupakan cara ke Alas Kedaton dari bandara dengan rute mudah.

  • Dari titik keberangkatan bandara, Anda bisa mengambil lajur Jalan Airport Ngurah Rai menggunakan kendaraan yang dipacu.
  • Berikutnya lanjutkan perjalanan Anda sampai ke Jalan By Pass Ngurah Rai.
  • Sesampainya di jalan tersebut, belokkan kendaraan Anda ke Jalan Sunset Road.
  • Teruslah melaju dan ambil jalur menuju Jalan Imam Bonjol.
  • Lalu, lanjutkan arah perjalanan Anda menuju ke Jalan Mahendradatta.
  • Lanjutkan perjalanan Anda ke Jalan Cargo Permai. Lajukan dengan kecepatan sedang.
  • Kemudian arahkan kendaraan Anda ke Jalan Raya Denpasar.
  • Teruslah melaju sampai ke daerah Gilimanuk.
  • Masuklah ke Jalan Ahmad Yani VII yang ada di Abian Tuwung.
  • Terakhir sampailah di Desa Kukuh, tempat dimana Anda bisa menjumpai lokasi para kera tersebut berada. Anda dapat langsung memarkirkan kendaraan dan menuju ke lokasi plesiran.

Fasilitas Alas Kedaton

Seperti halnya tempat wisata lain, di pura wisata ini Anda juga bisa menjumpai ragam fasilitas yang tersedia. Tentunya akan sangat bermanfaat bagi Anda.

1. Area Parkir

Area Parkir

Jangan cemas bagi Anda yang membawa kendaraan seorang diri. Area parkir disini sangat luas. Tentunya cukup untuk menampung kendaraan Anda mulai dari motor, mobil hingga bus.

Jadi, Anda tetap bisa berwisata dengan nyaman dan santai bahkan bersama rombongan. Tidak perlu bingung menemukan lahan parkir lagi. Usai memarkirkan kendaraan, Anda bisa langsung menuju lokasi.

2. Toilet

Toilet

Anda bisa menemukan beberapa toilet umum yang disediakan di sekitaran lokasi. Toiletnya cukup bersih dan nyaman digunakan.

Jumlahnya juga tidak sedikit. Hal ini membuat Anda tidak perlu lama mengantri ketika membutuhkan toilet di sekitaran lokasi.

3. Toko-toko Souvenir

Toko-toko Souvenir

Bagi Anda yang ingin membeli beberapa souvenir sebagai buah tangan, maka di sekitaran lokasi ada begitu banyak toko-toko souvenir yang bisa dijumpai. Pilih saja yang ingin Anda beli.

4. Taman Bermain Anak

Taman Bermain Anak

Untuk para orangtua, di sekitaran lokasi juga ada taman bermain anak yang nyaman. Tentu saja akan membuat anak-anak Anda betah bermain.

Jadi, selain Anda bisa menimati liburan juga sekalian dapat mengawasi anak-anak bermain dengan tenang. Cukup perhatikan saja dari luar area bermain dan biarkan anak Anda asyik.

Sejarah Alas Kedaton Badung

Sejarah Alas Kedaton Badung

Tidak jauh berbeda dengan beberapa lokasi plesiran lainnya di Bali, pura alas ini juga memiliki secuil sejarah yang menarik untuk diketahui.

Kabarnya, pura ini dibangun dulunya oleh Mpu Kuturan.

Beliau membangun pura ini pada masa pemerintahan Raja Sri Masula Masuli. Hal tersebut sesuai dengan tulisan yang ada di Prasasti Desa Sading, Mengwi, Badung.

Raja Sri Masula Masuli memerintah kerajaan di Pulau Bali pada 1178 hingga tahun 1328 Masehi.

Hingga sekarang, pura ini masih menjadi tempat untuk melakukan piodalan secara rutin.

Alas Kedaton tentu bisa menjadi pilihan lokasi plesiran yang bagus.

Tempat ini juga sangat ramah anak dan menyediakan banyak daya tarik bagi para pelancong.

Bagi Anda yang masih bingung memilih lokasi liburan asyik di Bali selain pantai, maka dapat langsung menyusun agenda kemari. Ajak serta keluarga Anda untuk berlibur bersama.

Leave a Comment