" />

Seperti yang diketahui, ada dua hal yang membuat kabupaten Banyuwangi terkenal dengan wisata nya. Hal pertama yang terkenal di Banyuwangi adalah Desa Wisata Kerimen yang masih kental dengan budaya daerah. Selain itu juga terkenal dengan berbagai tempat wisata salah satunya Pantai Pulau Tabuhan.

Di Pantai Pulau Tabuhan ini tersimpan berbagai macam keindahan alam yang benar-benar memukau.Tetapi apabila hendak liburan ke pantai, Pantai Pulau Tabuhan mungkin akan sangat cocok untuk menghabiskan waktu bersama dengan keluarga terdekat.

Jam Buka dan Harga Tiket Masuk Pantai Pulau Tabuhan

Kunjungi Pulau Tabuhan Banyuwangi ketika cuaca sedang cerah karena anda akan menaiki kapal perahu. Tempat indah ini dibuka sejak pukul 06.00 WIB hingga sore hari. HTM hanya dikenai biaya parkir. namun anda harus menyewa perahu sekitar Rp 60.000,-/orang lengkap dengan rompi pelampung.

Daya Tarik Pantai Pulau Tabuhan

Mungkin, pantai ini tidak se terkenal Pantai Bangsring atau pun Pantai Watu Dodol. Hal tersebut sebenarnya merupakan suatu hal yang sangat lah wajar karena pantai ini sendiri baru diperkenalkan ke publik pada 9 sampai 10 agustus 2014. Walaupun masih baru, pantai ini memang menyajikan keindahan alam dan objek wisata yang sangat lah mengagumkan.

1. Sunset dan Sunrise

Ketika mendatangi sebuah pantai, mungkin pantai tersebut hanya menyajikan indahnya sunrise atau indah nya sunset. Sangat jarang ada pantai yang bisa menunjukkan kedua nya pada para wisatawan. Walaupun sangat jarang, hal tersebut tidak berlaku apabila seorang wisatawan mengunjungi Pantai Pulau Tabuhan. Di pantai ini sunrise dan sunset bisa dilihat secara bergiliran.

Tetapi yang jadi pertanyaan, bagaimana bisa terlihat keduanya? Bukankah sebuah pantai hanya bisa memperlihatkan satu sudut pandang dari alam? Ada penjelasan logis untuk hal tersebut. Seperti yang diketahui, Pantai Pulau Tabuhan ini sebenarnya merupakan sebuah pulau kecil yang berada di kota Banyuwangi. Anda perlu paham jika pantai ini bukan lah pantai yang menyatu dengan pulau jawa.

Karena pantai ini terdapat di sebuah pulau yang tidak menempel dengan pulau jawa, hal tersebut membuat pantai ini bisa memperlihatkan sunrise dan sunset. Untuk melihat sunset, seorang wisatawan perlu melihat ke arah pulau jawa. Sedangkan untuk melihat sunrise, seorang wisatawan hanya perlu ke balik pulau dan melihat ke arah sebaliknya dari pulau jawa.

2. Snorkeling

Snorkeling di Pantai Pulau Tabuhan

Snorkeling (Berenang di permukaan air) memang lah merupakan sebuah aktivitas yang dirasa cukup wajib ketika hendak mengunjungi pantai. Hal tersebut sebenarnya merupakan suatu hal yang sangat lah wajar bagi seorang wisatawan. Itu karena, dengan snorkeling ini maka keindahan biota laut pun akan bisa terlihat sepenuhnya.

Selain itu, snorkeling ini juga memang dirasa sangat cocok untuk yang merasa ketakutan dalam melakukan diving. Dengan snorkeling, seseorang tidak perlu pergi ke dasar lautan karena keindahan lautan hanya akan dilihat di permukaan. Tetapi ingat, berhati hati lah dan ikuti petunjuk yang ada ketika hendak melakukan snorkeling ini.

Seperti yang pasti telah dipahami, snorkeling ini merupakan sebuah teknik berenang dengan menggunakan pernapasan sendiri. Ketika melakukan snorkeling, memang tidak ada alat bantu yang digunakan. Akan sangat berbahaya jika tenggelam ke dasar ketika melakukan snorkeling. Selain itu pastikan juga jika pemanasan telah dilakukan ketika hendak melakukan snorkeling.

Lakukan pernapasan terutama di bagian kaki. Akan sangat berbahaya jika mengalami keram ketika sedang melakukan snorkeling. Perlu diketahui, mayoritas orang yang mengalami kecelakaan ketika melakukan snorkeling adalah karena tidak melakukan pemanasan terlebih dahulu. Ingat, Pantai Pulau Tabuhan memang indah tapi jangan sampai keindahan tersebut menenggelamkan anda.

3. Diving

Diving Pantai Pulau Tabuhan

Selain melakukan snorkeling, diving atau menyelam pun tentu lah bisa dilakukan jika mengunjungi Pantai Pulau Tabuhan ini. Daripada melihat keindahan biota laut hanya dari permukaan seperti melakukan snorkeling, memang akan lebih puas apabila biota laut tersebut dinikmati dengan melakukan diving. Ketika diving, seseorang akan langsung menyelam ke dasar pantai.

Apabila menyelam, seseorang akan berada sangat dekat dengan biota laut dan interaksi langsung pun pastilah akan bisa dilakukan. Tetapi memang, jangan memaksakan melakukan diving apabila merasa takut atau tidak lancar dalam berenang. Hal tersebut akan sangat berbahaya apabila terjadi masalah ketika sedang berada di dasar pantai.

Seperti yang pasti telah diketahui, ada 2 teknik diving yang bisa dilakukan oleh seseorang. Teknik pertama adalah free diving yang mengandalkan kekuatan pernapasan sendiri. Sedangkan teknik kedua adalah scuba diving yang menggunakan alat bantu scuba. Sepertinya, di pantai ini seorang wisatawan hanya bisa melakukan free diving.

Scuba diving tidak bisa dilakukan karena tidak ada penyewaan alat bantu scuba di pantai ini. Sebenarnya, seorang wisatawan masih bisa melakukan scuba diving. Tetapi dengan catatan, alat scuba tersebut perlu dimiliki sendiri dan dibawa ke pantai ini. memang, akan lebih puas jika melakukan diving dengan menggunakan scuba karena rentang waktu di dasar pantai pun akan menjadi lebih lama.

4. Spot Foto yang Mengagumkan

Fotografi Pantai Pulau Tabuhan

Sebuah tempat wisata belum bisa dikatakan sempurna apabila tidak memiliki spot foto yang mengagumkan. Untuk Pantai Pulau Tabuhan ini sendiri, spot foto yang disediakan memang sudah tidak perlu diragukan. Itu karena sudah ada sangat banyak orang yang menghasilkan foto mengagumkan yang bertema pantai atau pun sunrise dan sunset.

Apabila anda ingin melihat hasil foto para wisatawan di pantai ini, buka lah sosial media dan cari lah foto yang bertema kan pulau bangsring. Pasti lah ada sangat banyak hasil foto mengagumkan yang bisa dilihat disana. Sebenarnya, pantai ini tidak terkenal hanya karena keindahan alamnya. Pantai ini juga sangat terkenal karena memang ada sangat banyak para pemburu foto yang berdatangan kesini.

Selain keindahan pantai nya, foto under water atau di bawah air pun pasti lah akan sangat mengagumkan. Sudah ada sangat banyak orang yang menghasilkan foto under water yang nyaris sempurna di pantai ini. untuk mendapatkan foto underwater tersebut, lakukan lah free diving dengan membawa ponsel dan waterproof yang biasanya banyak dijual di pantai itu.

5. Kitesurfing dan Kiteboarding

Kite Surfing Pantai Pulau Tabuhan

Area Pantai Pulau Tabuhan ini memang sangat lah cocok untuk melakukan kitesurfing ini. Hal ini sudah tidak perlu diragukan. Walaupun ada sangat banyak pantai di Banyuwangi, pada tahun 2014 – 2015 lalu, pantai ini terpilih sebagai tuan rumah kejuaraan kiteboarding. Kejuaraan tersebut biasanya dikenal dengan nama Banyuwangi summer kitesurf.

Pantai Pulau Tabuhan ini terkenal dengan kitesurfing nya bukan tanpa alasan. Kecepatan angin di Pulau Tabuhan ini memang relatif konstan. Jika dihitung dengan anemometer (alat pengukur kecepatan angin), kecepatan angin di pantai ini berada di kisaran 20 – 25 knot. Kecepatan tersebut memang sangat lah ideal untuk kegiatan kitesurfing ini.

Potensi pantai ini untuk kitesurfing sebenarnya belum lama ditemukan. Orang yang pertama kali menyadarinya adalah seorang pelatih kitesurfing dari Belanda yang bernama Jeroen Van Der Kooij. Untuk anda yang hendak melakukan kitesurfing di pantai ini, persiapkan lah terlebih dahulu segala keperluan jauh jauh hari sebelum mendatangi pantai ini.

6. Kemah di Pulau Tabuhan

Kemah di Pantai Pulau Tabuhan

Kemah juga memang sangat bisa dilakukan apabila mengunjungi Pulau Tabuhan. Walaupun pantai ini berada di pulau yang berada di tengah lautan, sangat jarang terdapat ombak besar yang menghantam pantai. Bahkan bisa dibilang, ombak besar tersebut memang nyaris tidak ada. Di pagi dan sore hari ketika berkemah, akan terlihat sunrise dan sunset seperti yang dijelaskan sebelumnya.

Perlu diketahui, pantai ini memang terkenal karena kemah nya. hal tersebut pun sebenarnya memang membuat ada sangat banyak orang yang berkemah di pinggir pantai ini. Apabila anda berkemah disana, pasti akan ada sangat banyak momen momen baru yang didapat. Biasanya, di malam hari para wisatawan akan berkumpul dan membuat api unggun di pinggir pantai.

Disana mungkin akan ada sangat banyak quality time yang didapatkan. Orang orang baru pasti lah akan ditemukan ketika mengunjungi pulau itu. Interaksi dengan orang orang tersebut pun pastilah akan dilakukan di malam tersebut. Tetapi ingat, buat lah janji terlebih dahulu dengan agen wisata yang digunakan apabila hendak berkemah di pantai ini.

Fasilitas di Pantai Pulau Tabuhan

Seperti yang tadi telah dijelaskan, pantai ini masih lah baru dan baru diresmikan pada tahun 2014. Patut diakui, hal tersebut memang berdampak pada fasilitas yang disediakan di pantai ini. Tidak seperti pantai pantai lain di Banyuwangi, fasilitas di pantai ini nyaris tidak lengkap dan memang akan cukup sulit jika seorang wisatawan tidak melakukan persiapkan ketika hendak mengunjungi pantai ini.

Bisa dikatakan, sangat jarang terlihat tong sampah di sekitar ini. ingat, jangan sampai anda berpikir untuk membuang sampah sembarangan karena di pantai ini tidak terdapat banyak tong sampah. Seorang wisatawan memang sangat harus membawa keresek ketika hendak pergi kemana pun di pulau ini. kesadaran diri sendiri memang sangat diperlukan untuk membuat pantai ini tetap bersih.

Walaupun tidak memiliki fasilitas yang begitu lengkap, para wisatawan tidak akan kesulitan jika hendak melakukan peribadatan atau pun membilas badan ketika sedang berada di pulau ini. terdapat beberapa warung kecil di pinggir pantai ini walaupun jumlah nya tidak banyak. Di warung kecil tersebut, para wisatawan bisa membilas atau pun beribadah dengan tarif tertentu.

Akses dan Rute Menuju Pantai Pulau Tabuhan

Untuk mengunjungi Pantai Pulau Tabuhan ini, bisa dikatakan jika akses termudah nya adalah dari pusat kota Banyuwangi. Apabila anda berada di pusat kota Banyuwangi, ikuti lah Jl. Nasional III yang menuju ke Jl. Raya Pantura. Ketika telah menyusuri Jl. Nasional III tersebut sejauh 400 meter, ikuti lah Jl. I Gusti Ngurah Rai yang sedikit menyerong ke kanan.

Setelah melewati Jl. I Gusti Ngurah Rai, masuki lah Jl. Dr. Sutomo yang masih dalam jalur lurus. Jika Jl. Dr Sutomo tersebut telah dilalui sekitar beberapa ratus meter, ambillah kiri ke Jl. R.A. Kartini. Di jalan ini ke depan nya akan terlihat sebuah bundaran yang biasanya cukup membingungkan para wisatawan. Ambillah kiri yang menuju ke Jl. Banterang.

Ikutilah Jl. Banterang tersebut sejauh 250 meter dan akan ditemukan belokan ke kanan menuju Jl. Sayu Wiwit. Ambil lah jalur ke jalan tersebut dan di depan akan ditemukan belokan ke kiri menuju Jl. Letjen Di Panjaitan. Ikuti lah Jl. Letjen Di Panjaitan tersebut dan disana akan ditemukan kembali sambungan dari Jl. Nasional III.

Ikuti lah Jl. Nasional III itu dan ambil lah arah ke kiri menuju Jl. Raya Pantura. Setelah sekitar 8 kilo meter, Jl. Nasional III itu pun akan disambungkan dengan Jl. Raya Pantura. Terus lah lurus dengan mengikuti Jl. Raya Pantura tersebut sekitar 13 km. Akan terdapat plang di kanan menuju Pulau Tabuhan dan masuki lah jalan tersebut.

Belok lah kanan setelah menyusuri jalan tersebut sekitar 2 kilo meter. Setelah beberapa meter, pantai yang menuju ke Pulau Tabuhan pun akan terlihat. Disana, anda perlu menyewa kapal untuk bisa sampai ke Pulau Tabuhan. Untuk harga penyewaan nya sendiri adalah 500 ribu rupiah dengan kapasitas untuk 12 orang. Setelah itu anda pun akan sampai ke Pantai Pulau Tabuhan.

Peta Menuju Pantai Pulau Tabuhan (Google Maps)

Hotel Terdekat dari Pantai Pulau Tabuhan

1. Home Stay Bunder
2. Bangsring Breeze
3. Watu Dodo Hotel
4. Baru Dua Beach Hotel
5. Manyar Garden Hotel
6. Mimpi Resort Menjangan
7. Panorama Homestay
8. Hotel Mahkota Plengkung Banyuwangi

Tips Berwisata ke Pantai di Pulau Tabuhan

Setelah memahami segala hal yang terdapat di Pantai Pulau Tabuhan ini, anda pasti menyadari jika pantai di Banyuwangi ini memang sangat menarik dan benar benar akan bisa menyajikan cerita menarik apabila mengunjungi nya. tetapi patut dipahami, ada tips tersendiri yang memang tidak boleh dilewatkan oleh seorang wisatawan ketika hendak mengunjungi pantai ini.

Tips pertama adalah berhuubungan dengan waktu ketika berada di pantai ini. Sebaiknya, seorang wisatawan tidak mengunjungi pantai ini apabila tidak memiliki waktu yang banyak. Satu sampai dua hari tidak akan cukup untuk mengunjungi pantai ini. dibutuhkan waktu sekurang kurang nya 5 hari untuk mengunjungi pantai ini.

Sebenarnya, dengan waktu 1 atau 2 hari pun seorang wisatawan akan bisa sampai ke Pantai Pulau Tabuhan ini, tetapi perlu dipahami jika seorang wisatawan tidak akan merasa puas jika mengunjungi pantai ini hanya dengan waktu tersebut. Selain itu, seorang wisatawan juga sangat perlu mengunjungi pantai ini bersama dengan orang orang terdekat.

Keindahan pantai ini terasa tidak sempurna jika dinikmati sendiri. Untuk itu, ajak lah orang orang terdekat ketika hendak mengunjungi pantai ini karena hal tersebut akan membuat liburan ke pantai ini terasa lebih sempurna. Seperti yang tadi telah dijelaskan, pantai ini tidak memiliki fasilitas yang begitu lengkap karena peresmian nya pun masih lah baru.

Karena fasilitas yang tidak lengkap itu, membawa uang lebih pun memang tidak cukup untuk bisa berwisata di pulau ini. perlengkapan perlengkapan memang perlu dipersiapkan dengan sebaik baiknya. Apabila ada perlengkapan penting yang ditinggal, hal tersebut pasti lah akan membuat masalah ketika sedang menikmati indahnya Pantai Pulau Tabuhan ini.

Sebenarnya memang, ada sangat banyak perlengkapan penting yang perlu dipersiapkan ketika hendak mengunjungi Pantai Pulau Tabuhan. Tetapi bisa kami katakan, obat obatan memang sangat dibutuhkan ketika dengan mengunjungi pantai ini. Itu karena warung warung kecil yang ada di pantai ini nyaris tidak menjual obat obatan tertentu.