12+ Oleh-Oleh Khas Pacitan Jatim (Selain Tahu Tuna)

Mendengar kata Pacitan, tidak lepas dari kesuksesan putra daerahnya yaitu mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang dikenal memiliki sikap gigih dan berkarisma oleh warganya.

Selain itu, kebanggaan masyarakat Pacitan yaitu adanya berbagai destinasi wisata yang dapat menggerakkan ekonomi warganya secara cepat, baik dari budaya atau oleh-oleh khas Pacitan yang beragam.

12 Rekomendasi Oleh-Oleh Khas Pacitan

Tarian yang menarik di Kota Pacitan salah satunya adalah Tarian dari dalam goa tabuhan.

Tarian ini menggunakan stalagmit dan stalagtit sebagai gamelan dalam sebuah pertunjukannya.

Tarian ini menyegarkan para wisatawan setelah dimanjakan wisata alamnya.

Apa saja daftar hal menarik yang bisa Anda bawa atau ceritakan sebagai oleh-oleh khas Pacitan?

Berikut rangkuman singkatnya:

1. Rengginang Manis

Rengginang-Manis

Rengginang manis merupakan salah satu oleh-oleh terkenal di Kota Pacitan.

Rengginang ini terbuat d dari beras yang dijemur hingga kering, kemudian digoreng.

Gula merah yang sudah dicairkan menjadi pelengkap dari rasa gurih, manis, dan tentunya tekstur yang renyah.

Makanan ini dapat dibeli dalam bentuk yang sudah jadi, sudah digoreng dan yang satu lagi masih mentah.

Tips jika membeli rengginang yang masih mentah, sebaiknya dijemur terlebih dahulu agar rengginang lebih renyah dan mengembang saat digoreng.

Harga satu bungkus rengginang berkisar antara Rp10.000 hingga Rp25.000.

2. Sale Pisang

Sale-Pisang

Sale pisang merupakan pisang yang sudah diiris, dijemur selama kurang lebih 3 hari, lalu pisang yang sudah kering disterilkan kembali dengan oven atau dipanggang kembali hingga kering.

Barulah sale ini dibentuk menyerupai buah anggur.

Dengan proses pembuatan sale yang panjang itu, sale pisang ini awet hingga lebih dari 5 bulan tanpa bahan pengawet.

Dengan warna pada bungkus sale, dan bentuknya yang menarik ini, menjadi salah satu daftar makanan yang wajib dicari ketika berada di Pacitan.

3. Otak-Otak Tuna

Otak-Otak-Tuna

Otak-otak ini dibuat dengan bahan dasar tuna yang dicampur dengan tepung, daun bawang dan bumbu rempah lainnya.

Setelah adonan selesai, maka adonan dicetak lonjong atau kotak dan kemudian direbus.

Otak-otak tuna disediakan dalam bentuk frozez, sudah dibekukan atau divakum, agar lebih awet ketika sampai di tempat tujuan.

4. Kopi Pacitan

Kopi-Pacitan

Kopi ini tersedia dengan berbagai macam rasa yang unik dan belum pernah Anda temukan di kopi lainnya.

Rasa yang ditawarkan mulai dari rasa kopi original halus, kopi jahe, kopi jahe halus dan lainnya.

Kopi klethik Pacitan juga dijual dalam kemasan 150 gram, dengan harga per bungkusnya sekitar Rp30.000.

5. Kerajinan Gerabah

Kerajinan-Gerabah

Di Indonesia, hampir setiap daerah memiliki kerajinan gerabah sendiri.

Kota Pacitan tidak mau kalah, di Desa Purwosari banyak pengrajin gerabah yang menjual hasil dagangannya.

Gerabah yang diproduksi di desa ini antara lain genteng, guci, asbak, pot bunga, dan perabotan rumah tangga lainnya.

Harga yang ditawarkan pun sangat terjangkau, mulai dari Rp2.000 sampai Rp200.000 saja.

Tunggu apalagi, langsung kunjungi saja Desa Purwosari untuk mendapatkan gerabah cantik tersebut dengan harga yang lebih murah.

6. Tahu TunTahu-Tuna

Tahu tuna termasuk jajanan atau camilan laris yang ada di Kota Pacitan.

Tahu putih dihaluskan bersama daging tuna, kemudian diberi bumbu penyedap dan rempah-rempah, kemudian dikukus atau direbus.

Jajanan ini bisa Anda nikmati langsung atau dengan cara digoreng terlebih dahulu.

Untuk rasa tidak perlu diragukan lagi, hampir semua kalangan masyarakat menyukai jajanan ini.

Anda bisa membawa pulang tahu tuna yang sudah divakum atau dibekukan, dengan harga per bungkusnya dibanderol Rp10.000 saja, sangat ekonomis bukan?

7. Jadah Bakar

Jadah-Bakar

Jadah bakar merupakan makanan yang berasal dari beras ketan.

Jadah biasanya dipanggang atau dibakar di atas bara api hingga kering kecokelatan.

Setelah diangkat, jadah dimakan bersama dengan gula pasir atau dengan serundeng.

Pilihlah cara memakan jadah seseuai selera Anda.

Jadah mudah ditemukan di alun-alun Kota Pacitan.

Anda bisa menikamti jadah dengan minuman hangat seperti kopi, teh maupun wedang jahe.

Satu buah jadah dihargai Rp5.000 saja.

8. Jenang Sari

Jenang-Sari

Pernahkah Anda mencoba jenang khas Pacitan?

Jika belum, sebaiknya Anda mencobanya.

Jajanan manis ini terbuat dari campuran tepung beras, santan tepung ketan, gula merah dan wijen.

Dengan bahan seperti itu, tidak heran jika jadah memiliki rasa yang nikmat.

Anda bisa mampir ke produsen pembuat jenang sari ini di Kecamatan Arjowinangun, Pacitan.

Harga satu porsi jadah dibanderol dengan harga Rp15.000 saja.

9. Tiwul

Tiwul

Jika Anda hanya mampir maupun lewat Pacitan, jangan lupa untuk berburu tiwul, yang merupakan salah satu jajanan pasar dari Kota Pacitan.

Tiwul sendiri terbuat dari singkong atau cassava yang dibentuk bulat lalu direbus.

Setelah matang, ubi yang sudah direbus tersebut ditaburi parutan kelapa dan disiram dengan cairan gula merah yang kental.

Menariknya, tiwul biasanya memiliki warna yang beragam mulai dari merah, hijau, kuning dan putih.

Anda hanya perlu mempersiapkan uang Rp5000 untuk satu porsi tiwul.

10. Kolong

Kolong

Makanan ini juga merupakan hasil olahan singkong yang dibentuk lingkaran kecil, lalu digoreng hingga kering.

Kolong termasuk camilan dengan rasa gurih dan asin yang cocok dibawa pulang ke rumah, karena awet dan tahan lama.

Sebungkus kolong dihargai Rp15.000, dengan isi yang lumayan banyak dan pastinya tidak akan habis, jika Anda hanya makan sekali saja.

11. Batu Mulia

Batu-Mulia

Pacitan sangat terkenal dengan sentra kerajinan batu mulianya, hingga pelosok negeri bahkan mancanegara.

Batu mulia atau batu akik, merupakan sebuah usaha yang menggerakan eonomi Kabupaten Pacitan ini.

Hal itu karena Pacitan kaya akan kekayaan alam berupa batu-batuannya.

Masyarakat Pacitan mengolah batuan tersebut menjadi cicin yang bernilai seni tinggi.

Macam-macam jenis batu akik yang diperjual belikan antara lain Snow White, Red Brown dan masih banyak lagi.

Anda bisa langsung datang ke Desa Gendaran, Donorejo untuk melihat koleksi-koleksi batu akik yang beragam.

Bahkan, mantan Presiden RI pernah mengunjungi sentra batu akik ini di Desa Gendaran.

12. Batik Pacitan

Batik-Pacitan

Batik Pacitan terkenal dengan motif buah pace dan dedaunan di sekitarnya.

Ada beragam jenis motif pace yang digambar pada kain batik, antara lain pace tawang wetan, pace rumpin, pace gong, pace polkadot, dan pace galaran.

Warna-warna yang digunakan pada kain batik khas Pacitan ini, merupakan warna-warna alam yang kalem dan tidak mencolok.

Harga batik Pacitan ini cukup terjangkau, jika Anda termasuk salah satu kolektor batik.

Harga per meter batik Pacitan berkisar Rp60.000 sampai Rp250.000, dengan pilihan motif dan warna yang beragam.

Pacitan mempunyai sejarah kerajaan dan hasil alam yang terkenal hingga mancanegara.

Selain itu, ada juga makanan tradisional yang masih bertahan dan masih memiliki peminatnya sendiri.

Kebudayaan unik dan menghibur selalu dijaga dan dilestarikan oleh masyarakat Pacitan.

Bagi Anda yang ingin berlibur ke Pacitan, jangan ragu karena masih banyak sudut kota yang bisa Anda jelajahi bersama teman atau kerabat Anda.

Leave a Comment

error: Content is protected !!