" />

Mendengar kata danau Toba, pastilah tak terasa asing di telinga kita dengan segudang kisah mistis dibaliknya. Kisah yang penuh dengan intrik – intrik dunia metafisik, bukan berarti menjadikan danau dengan predikat terbesar se – Indonesia tersebut sepi dari kunjungan wisatawan. Pemandangan indah yang di suguhkan membuat daya tarik tersendiri untuk bersinggah disana.

Tak dapat di pungkiri, bahwa danau Toba merupakan area yang penuh dengan panorama yang indah. Begitu pula tempat – tempat yang berada di sekelilingnya, terlebih Pulau Samosir yang berada di tengah danau yang menyerupai samudera tersebut. Tak akan ada habisnya ketika membahas keindahan danau Toba satu persatu.

Jam Buka dan Harga Tiket Masuk Danau Toba

Untuk memasuki kawasan Danau Toba, anda akan dikenakan biaya Rp 5.000,- sampai Rp 10.000,- bergantung pada weekend maupun weekdays. Untuk menaiki kapal feri ke Pulau Samosir, anda akan dikenakan biaya Rp 10.000,- untuk perorangannya. Adapun, anda bisa mengunjungi kawasan wisata ini dari pagi hingga malam.

Daya Tarik Danau Toba

1. Lembah Bakkara

Lembah Bakkara

Lembah Bakkara, tempat yang didominasi oleh dua aliran sungai besar yang memiliki arus deras ini bersumber dari air terjun yang bermuara langsung ke danau Toba. Konon pada zaman dahulu disini merupakan tempat kelahiran dari raja Sisingamangaraja XII. Lembah ini dijuluki oleh masyarakat sekitar dengan nama Aek Sipagolu (Air yang Menghidupkan). Barangsiapa yang meminum atau berendam di air tersebut maka ia akan sembuh.

Tak hanya kisah – kisah unik yang beredar, lembah kehidupan ini juga memiliki spot foto yang kekinian bagi kaum muda. Sehingga, tempat ini merupakan destinasi wisata yang wajib dikunjungi ketika mampir ke danau Toba.

Baca Juga : Blue Fire Kawah Ijen, Wisata dengan Fenomena Langka di Dunia

2. Miniatur Negeri Belanda

Miniatur Negeri Belanda

Miniatur negeri Belanda seolah – olah teringkas dalam balutan hotel Inna Parapat. Hotel yang terletak di kawasan Parapat ini terlihat megah dan mewah, sehingga tempat ini sering digunakan menginap oleh para kontingen Indonesia baik yang berlaga dalam SEA GAMES maupun PON (Pekan Olahraga Nasional).

Selain itu, bungalow yang menghadap langsung ke danau Toba ini, memiliki daya tarik lain, berupa spot yang instagenik. Oleh karenanya kebanyakan wisatawan lokal yang datang hanya untuk berfoto ria di area hotel ini.

3. Air Terjun Turunan Bolon

Air Terjun Turunan Bolon

Kawasan yang masih asri dengan pepohonan hijau di sekelilingnya, membuat air terjun Bolon ini begitu menakjubkan ketika dilihat langsung. Air terjun Naga begitu sebutan masyarakat sekitar, memiliki jalur perjalanan yang begitu terjal, penuh dengan bebatuan. Akan tetapi, ketika sudah berada di air terjun yang terletak di desa Tomuan Holbung ini, terbayarkan sudah rintangan yang telah dilalui. Indah dan mempesona.

4. Panorama Pusuk Puhit

Panorama Pusuk Puhit

Pulau Samosir, pulau kecil yang berada di tengah danau Toba tersebut memiliki satu gunung berapi yang masih aktif di dalamnya. Pusuk Puhit begitulah orang menyebutnya. Gunung yang berada 1980 meter di atas permukaan laut ini mempunyai kisah urban di dalamnya, yang konon tempat ini merupakan awal mulanya suku Batak dilahirkan. Mitos yang beredar tempat ini merupakan tanah kelahiran dari Raja Batak.

5. Bukit Holbung/ Bukit Teletubbies

Bukit Holbung atau Bukit Teletubbies

Bukit Holbung, tepat berada di kawasan Marhatan, Kabupaten Samosir, Provinsi Sumatera Utara. Area yang dijuluki bukit Teletubbies versi Sumatera Utara ini sering digunakan para traveling untuk trekking. Perjalanan yang ditempuh sekitar 10 – 15 menit untuk sampai ke ujung atas, dengan fasilitas jalan setapak langsung menuju area puncak.

Selain area trekking, para wisatawan akan melihat pemandangan danau Toba dari ketinggian bukit Teletubbies ini. Sungguh pemandangan yang luar biasa menggagumkan ketika berada di atasnya.

Baca JugaTaman Baluran Banyuwangi, Afrika di Ujung Timur Pulau Jawa

6. Desa Wisata Tomok

Desa Wisata Tomok

Ibarat rumah, Pulau Samosir pun juga memiliki gerbang utama, dimana Desa Wisata Tomok adalah pintunya. Karena di dalam desa ini terdapat peninggalan sarkofagus yang berupa kepala suku Sidabutar. Konon katanya, dahulu terdapat seorang pendakwah dari Aceh bernama Tengku Muhammad Said yang menjadi panglima perang dari Raja Sidabutar II.

Ikon desa Tomok tidak hanya sebatas sarkofagus dari kepala suku Sidabutar, melainkan masih ada ada berupa patung Sigale – gale, atau patung boneka yang dapat menari dengan sendirinya. Kemudian masih ada kompleks Pemakaman Raja Sidabutar, sekaligus museum adat Batak, dimana para pengunjung bisa membeli segala souvenir yang tersedia disini dengan harga tawar.

7. Pantai Batu Hoda

Pantai Batu Hoda

Minimnya pengelolaan, menjadikan Pantai Batu Hoda dijuluki sebagai Pantai Perawan. Memiliki pemandangan wisata yang begitu menakjubkan. Meski fasilitas disana hanya berupa toilet dan warung jajanan lokal, tak mengurangi sedikit pun keindahan yang ada didalamnya. Perjalanan yang ditempuh dari kota untuk sampai ke Batu Hoda berkisar antara 30 – 45 menit lamanya.

Tanjung Unta, wisata unik yang mirip seperti punuk unta istirahat ini dinamai oleh Bapak Proklamator, Bung Hatta. Sama halnya dengan Pantai Batu Hoda, Tanjung Unta pun minim akan pengelolaan pemerintah setempat. Sehingga fasillitas – fasilitas publik sangat jarang dijumpai di kawasan ini.

8. Pantai Parapopo

Pantai Parapopo

Tak lagi Bromo, Ranu Kumbolo dengan kearifan lokal versi Sumatera Utara terletak di desa Paropo. Bak versi aslinya, pantai Paropo ini berhadapan langsung dengan danau Toba. Ibarat pinang dibelah dua tak ada perbedaan yang signifikan antara keduanya, sangat menakjubkan. Disini juga cocok untuk berkemah, akan tetapi, disini juga menyediakan fasilitas penginapan bagi traveller yang tidak suka camping dengan harga bervariasi sesuai dengan kantong para traveller.

9. Eloknya Pemandangan dan Suasana Tenang

Eloknya Pemandangan dan Suasana Tenang

Destinasi wisata merupakan tujuan para pelancong dalam me-refresh pikiran yang telah penat dalam beraktivitas. Pencarian yang dituju pun tak hanya menyejukkan pikiran, melainkan menyegarkan mata dalam melihat alam dengan seksama. Panorama yang indah pun menjadi sasaran para wisatawan. Tak luput pula kenyamanan bagi turis merupakan hal yang patut diperhatikan.

Semua itu terangkum dalam wisata danau Toba. Pemandangan indah sekaligus suasana yang nyaman disuguhkan oleh keindahan alam Sumatera. Dua kondisi tersebut menjadikan para wisatawan betah untuk berlama – lama singgah di danau Toba.

10. Masyarakat Danau Toba

Masyarakat Danau Toba

Sikap yang ramah dan sopan santun ditunjukkan oleh para masyarakat disana. Menjadikan para wisatawan menggangap seperti rumah sendiri. Para pengunjung pun senang dengan kekerabatan yang ditawarkan. Banyak pelancong yang pergi kesana untuk melakukan berbagai kegiatan, seperti pendakian gunung, berlayar mengarungi danau, dan tak lupa juga untuk berkunjung ke pulau Samosir.

Fasilitas Danau Toba

Mengingat Danau Toba merupakan tempat wisata yang memang sudah mendunia, tak heran jika fasilitas yang ditawarkan juga sudah sangat mumpuni. Tidak perlu bingung mencari hotel, penginapan, tempat beribadah, restoran, pemandu wisata, dan lain-lain.

Akses dan Rute Menuju Danau Toba

Untuk tiba di Danau Toba ini, anda bisa memanfaatkan google maps atau Waze menggunakan smartphone yang anda bawa. Berikut adalah rutenya.

Jika anda berasal dari medan, anda bisa menuju Jl. Tol Medan – Kuala Namu – Tebing Tinggi, kemudian keluar dari gerbang Tol Sei Rampah,  masuk ke Jl. Besar Ps. Bengkel, ke Jl. Medan – Pematang Siantar hingga tiba di Tebing Tinggi. Kemudian, lanjutkan perjalanan hingga ke Pemantang Siantar, lanjutkan ke Jl. Lintas Tengah, hingga sampai di Prapat untuk menikmati wisata Danau Toba.

Peta Menuju Danau Toba (Google Maps)

Hotel Terdekat dari Danau Toba

  1. Patra Jasa Lake Resort
  2. Hotel Niagara
  3. Liberta Homestay

Tips Berwisata ke Danau Toba

  1. Siapkan smartphone dengan daya baterai yang penuh
  2. Siapkan fisik jangan sampai sakit
  3. Jangan lupa membawa kamera untuk mengabadikan momen
  4. Bawalah uang tunai yang cukup
  5. Jaga sopan santun.